Musnad Ahmad hadis nomor 7129
7129/26363

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ اللَّيْلِ فَلَا يُدْخِلْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ
قَالَ وَقَالَ وَكِيعٌ عَنْ أَبِي صَالِحٍ وَأَبِي رَزِينٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ يَرْفَعُهُ ثَلَاثًا حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَتَّى يَغْسِلَهَا مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah(1) telah menceritakan kepada kami Al A'masy(2) dari Abu Shalih(3) dari Abu Hurairah(4), dia berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidur malam maka janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejana sebelum mencucinya tiga kali, sebab ia tidak tahu kemanan tangannya bermalam." Berkata: Waki`(5) berkata dari Abu Shalih(3) dan Abu Rozin(7) dari Abu Hurairah(4) dan ia memarfu`kannya. Dia berkata; telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin 'Amru(9) telah menceritakan kepada kami Za`idah(10) dari Al A'masy(2) dari Abu Shalih(3) dari Abu Hurairah(4) dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Sehingga ia mencucinya tiga atau dua kali."

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

  1. Shahih Bukhari 5199
  2. Shahih Muslim 416
  3. Sunan Abu Daud 94
  4. Sunan Abu Daud 95
  5. Sunan Tirmidzi 24
  6. Sunan Nasai 1
  7. Sunan Nasai 161
  8. Sunan Nasai 437
  9. Sunan Ibnu Majah 387
  10. Sunan Ibnu Majah 388
  11. Sunan Ibnu Majah 389
  12. Musnad Ahmad 7204
  13. Musnad Ahmad 7283
  14. Musnad Ahmad 7481
  15. Musnad Ahmad 7835
  16. Musnad Ahmad 8776
  17. Musnad Ahmad 9491
  18. Musnad Ahmad 9710
  19. Musnad Ahmad 10092
  20. Musnad Ahmad 10184
  21. Musnad Ahmad 21588
  22. Musnad Ahmad 21595
  23. Musnad Darimi 759


(1) Muhammad bin Khazim, At Tamimiy As Sa'adiy, Abu Mu'awiyah, Adl Dluraior, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 195 H, hidup di Kufah.

(2) Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.

(3) Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(4) Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(5) Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.

(6) Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(7) Mas'ud bin Malik, Al Asadiy, Abu Razin/Abu Ruzain, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 85 H, hidup di Kufah.

(8) Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(9) Mu'awiyah bin 'Amru bin Al Mahlab, Al Ma'aniy Al Azdiy, Abu 'Amru, Ibnu Al Kirmaniy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 214 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.

(10) Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.

(11) Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.

(12) Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(13) Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.