Shahih Bukhari hadis nomor 2344 (Lihat: Fathul Bari Ibnu Hajar)

2344/7008

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَقَّاصٍ اللَّيْثِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِامْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir(1) dari Sufyan(2) telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id(3) dari Muhammad bin Ibrahim At-Taymiy(4) dari 'Alqamah bin Waqash Al Laitsiy(5) berkata; aku mendengar dari 'Umar bin Al Khaththab radliallahu 'anhu(6) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hanyasanya amal dihitung karena niat, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya. Maka siapa yang berhijrah kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya dan siapa yang hijrah untuk dunia yang ingin didapatkannya atau kepada wanita yang ingin dikawininya maka hijrahnya sekedar mendapat tujuan hijrahnya."

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

  1. Shahih Bukhari 3609
  2. Shahih Bukhari 4682
  3. Shahih Bukhari 6195
  4. Shahih Bukhari 6439
  5. Shahih Muslim 3530
  6. Sunan Tirmidzi 1571
  7. Sunan Nasai 74
  8. Sunan Nasai 3383
  9. Sunan Nasai 3734
  10. Sunan Ibnu Majah 4217
  11. Musnad Ahmad 163
  12. Musnad Ahmad 283


(1) Muhammad bin Katsir , Al 'Abdiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah.

(2) Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.

(3) Yahya bin Sa'id bin Qais, Al Anshariy An Najjariy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah, wafat di Hasyimiyah.

(4) Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits bin Khalid, At Taymiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 120 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(5) Alqamah bin Waqash bin Mihshan, Al Laitsiy Al 'Atwariy, Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(6) Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.