Sunan Abu Daud hadis nomor 1882 (Lihat: Aunul Mabud)

1882/4590

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَقَّاصٍ اللَّيْثِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir(1), telah mengabarkan kepada kami Sufyan(2), telah menceritakan kepadaku Yahya bin Sa'id(3) dari Muhammad bin Ibrahim At Taimi(4) dari 'Alqamah bin Waqqash Al Laitsi(5), ia berkata; aku mendengar Umar bin Al Khathab(6) berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya amalan itu tergantung kepada niatnya, dan bagi setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang telah ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan RasulullahNya, dan barangsiapa yang hijrahnya untuk dunia yang hendak ia dapatkan atau karena seorang wanita yang akan ia nikahi, maka hijrahnya akan mendapatkan sesuai apa yang ia maksudkan."

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

  1. Shahih Bukhari 1
  2. Shahih Bukhari 52
  3. Shahih Bukhari 6195
  4. Shahih Bukhari 6439
  5. Shahih Muslim 3530
  6. Sunan Tirmidzi 1571
  7. Sunan Nasai 74
  8. Sunan Nasai 3383
  9. Sunan Nasai 3734
  10. Sunan Ibnu Majah 4217
  11. Musnad Ahmad 163
  12. Musnad Ahmad 283


(1) Muhammad bin Katsir , Al 'Abdiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah.

(2) Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.

(3) Yahya bin Sa'id bin Qais, Al Anshariy An Najjariy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah, wafat di Hasyimiyah.

(4) Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits bin Khalid, At Taymiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 120 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(5) Alqamah bin Waqash bin Mihshan, Al Laitsiy Al 'Atwariy, Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah, wafat di Madinah.

(6) Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.