Musnad Ahmad hadis nomor 17478
17478/26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَبَهْزٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ سَمِعْتُ مَيْمُونَ بْنَ أَبِي شَبِيبٍ يُحَدِّثُ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ رَوَى عَنِّي حَدِيثًا وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَذَّابِينَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far(1) dan Bahz(2) keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami Syu'bah(3) dari Habib bin Abu Tsabit(4). Ibnu Ja'far(5) berkata, saya mendengar Maimun Ibnu Abu Syabib(6) menceritakan dari Al Mughirah bin Syu'bah(7) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Barangsiapa meriwayat suatu hadis dariku, sementara ia tahu bahwa hadis tersebut dusta, maka ia termasuk salah seorang dari para pendusta."