Musnad Ahmad hadis nomor 19358
19358/26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ أَخْبَرَنَا الْحَكَمُ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَوَى عَنِّي حَدِيثًا وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ وَقَالَ عَفَّانُ أَيْضًا الْكَذَّابِينَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far(1) dan 'Affan(2) keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'bah(3) dari Al Hakam(4) dari Ibnu Abu Laila(5). - 'Affan(2) berkata dalam hadisnya; telah mengabarkan kepada kami Al Hakam(4), ia berkata; saya mendengar Ibnu Abu Laila(5) - dari Samurah bin Jundub(9) dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa meriwayatkan hadis dariku, padahal menurutnya itu adalah suatu kebohongan, maka ia termasuk dari salah satu di antara para pembohong." 'Affan berkata; "Betul-betul seorang pendusta."