Sunan Ibnu Majah hadis nomor 49 (Lihat: Hasyiatus Sindi Ibnu Majah)

49/4332

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مَنْصُورٍ الْحَنَّاطُ عَنْ أَبِي زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْمُغِيرَةِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَى اللَّهُ أَنْ يَقْبَلَ عَمَلَ صَاحِبِ بِدْعَةٍ حَتَّى يَدَعَ بِدْعَتَهُ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Sa'id(1) berkata, telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Manshur Al Hannath(2) dari Abu Zaid(3) dari Abu Al Mughirah(4) dari Abdullah bin Abbas(5) ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Allah enggan menerima amalan pelaku bid'ah hingga ia meninggalkan kebid'ahannya."


(1) Abdullah bin Sa'id bin Hushain, Al Kindiy, Abu Sa'id, Al Asyajj, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 257 H, hidup di Kufah.

(2) Bisyir bin Manshur, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan.

(3) Abu Zaid (dari Abu Al Mughirah), Abu Zaid , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua.

(4) Abu Al Mughirah (dari Ibnu 'Abbas), Abu Al Mughirah , Tabi'in kalangan biasa.

(5) Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.