Sunan Tirmidzi hadis nomor 2586
2586/3891

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَدَّثَ عَنِّي حَدِيثًا وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ
وَفِي الْبَاب عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ وَسَمُرَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَرَوَى شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ سَمُرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا الْحَدِيثَ وَرَوَى الْأَعْمَشُ وَابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْحَكَمِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَأَنَّ حَدِيثَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ سَمُرَةَ عِنْدَ أَهْلِ الْحَدِيثِ أَصَحُّ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا مُحَمَّدٍ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ حَدِيثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَدَّثَ عَنِّي حَدِيثًا وَهُوَ يَرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ قُلْتُ لَهُ مَنْ رَوَى حَدِيثًا وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّ إِسْنَادَهُ خَطَأٌ أَيُخَافُ أَنْ يَكُونَ قَدْ دَخَلَ فِي حَدِيثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ إِذَا رَوَى النَّاسُ حَدِيثًا مُرْسَلًا فَأَسْنَدَهُ بَعْضُهُمْ أَوْ قَلَبَ إِسْنَادَهُ يَكُونُ قَدْ دَخَلَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ فَقَالَ لَا إِنَّمَا مَعْنَى هَذَا الْحَدِيثِ إِذَا رَوَى الرَّجُلُ حَدِيثًا وَلَا يُعْرَفُ لِذَلِكَ الْحَدِيثِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْلٌ فَحَدَّثَ بِهِ فَأَخَافُ أَنْ يَكُونَ قَدْ دَخَلَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar(1) telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi(2) telah menceritakan kepada kami Sufyan(3) dari Habib bin Abi Tsabit(4) dari Maimun bin Abi Syabib(5) dari al Mughirah bin Syu'bah(6) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa meriwayatkan satu hadis dariku, dan dia melihat bahwa hadis itu dusta, maka dia adalah salah satu dari para pendusta." dan dalam bab lain dari Ali bin Abi Thalib dan Samurah. Abu Isa berkata; 'Ini adalah hadis hasan shahih. dan Syu'bah(7) telah meriwayatkan dari Al Hakam(8) dari Abdurrahman bin Abi Laila(9) dari Samurah(10) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Hadis ini di riwayatkan oleh al A'masy(11) dan Ibnu Abi Laila(12) dari al Hakam(13) dari Abdurrahman bin Abu Laila(14) dari Ali(15) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan seakan-akan hadis Abdurrahman bin Abi Laila dari Samurah menurut ahlul hadis lebih absah. Abu Isa berkata; aku bertanya kepada Abu Muhammad Abdullah bin Abdurrahman tentang hadis Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Barangsiapa meriwayatkan satu hadis dariku, dan dia melihat bahwa hadis itu dusta, maka dia adalah salah satu dari para pendusta." Aku berkata kepadanya; 'jika seserang meriwayatkan satu hadis sedang dia mengetahui bahwa isnadnya salah, maka apakah di khawatirkan dia termasuk kategori hadis Nabi ini, atau jika orang-orang meriwayatkan satu hadis mursal, kemudian sebagian mereka menyambungkannya atau membalik isnadnya, apakah dia termasuk kategori hadis ini? ' dia menjawab; 'tidak, hanyasanya makna hadis ini adalah jika seseorang meriwayatkan satu hadis, dan dia tidak mengetahui sama sekali kedudukan hadis tersebut dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian dia meriwayatkannya, maka aku khawatir dia termasuk kategori hadis ini.'

Hadis ini memiliki penguat sebagai berikut:

  1. Shahih Muslim 1
  2. Sunan Ibnu Majah 38
  3. Sunan Ibnu Majah 39
  4. Sunan Ibnu Majah 40
  5. Sunan Ibnu Majah 41
  6. Musnad Ahmad 860
  7. Musnad Ahmad 17478
  8. Musnad Ahmad 17501
  9. Musnad Ahmad 17530
  10. Musnad Ahmad 19304
  11. Musnad Ahmad 19355
  12. Musnad Ahmad 19358


(1) Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.

(2) Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman, Al 'Anbariy Al Lu'lu'iy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.

(3) Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.

(4) Habib bin Abi Tsabit Qais bin Dinar, Abu Yahya, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 119 H, hidup di Kufah.

(5) Maimun bin Abi Syabib, Ar Rib'iy, Abu Nashr, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah.

(6) Al Mughirah bin Syu'bah bin Abi 'Amir, Abu 'Isa, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.

(7) Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.

(8) Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.

(9) Abdur Rahman bin Abi Lailaa Yasar, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Isa , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah, wafat di Dariya.

(10) Samrah bij Jundab bin Hilal, Al Fazariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.

(11) Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.

(12) Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Abi Lailaa, Al Anshariy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 148 H, hidup di Kufah.

(13) Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.

(14) Abdur Rahman bin Abi Lailaa Yasar, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Isa , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah, wafat di Dariya.

(15) Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.